Re: [indoexpat-uk] Relevansi milis
Bagus Prakoso <[email protected]>
| Newsgroups | gmane.org.region.indoexpat.uk |
|---|---|
| Message-ID | <CAHekx8cZ11Zu0aK4SwRDBPoFZ6nSi=TSfDQ4U1Di7OSwQmX4Wg@mail.gmail.com> |
Friends, Ada beberapa hal yang membuat Milis (atau basically Email) bisa dibilang masih preferable, khususnya dalam melakukan aktivitas 'Threaded Discussion'. Ini dibandingkan dengan Social Networking, seperti G+, FB, Twitter, dll. 1. Email adalah 'the most common denominator' untuk semua orang. Setiap orang, as far as I know, punya email. 2. Email itu gampang dikonsumsi, dalam hal tehnologi untuk membaca. Email client ada dimana-mana, di setiap device besar kecil, canggih atau simple. It's just very easy to consume. 3. Dibandingkan dengan SocNet yang ada, nggak semua punya akun FB, Twitter, Linkedin, apalagi G+ (we are in minority Mas Perry). SocNet bersifat Broadcast yang terbatas, karena biasanya hanya orang yang follow saja yang care, dan dalam hal ini lebih ke one to one relationship. Email juga broadcast tapi siftatnya one to many. Kemudian kalau kita update status di SocNet kita jarang menunggu jawaban, kecuali kalau memang status itu sebuah pertanyaan, sedangkan kalau di milis, kita most of the time mengharapkan jawaban dari member yang lain. Kalau memang kita mau membandingkan, wahana lain yang lebih dekat ke Milis sebenarnya adalah Forum. Forum ini mirip seperti milis, tapi bedanya bisa dikategorikan atas bermacam-macam kategori topik, dan setiap kategori bisa hosting banyak threaded conversation masing-masing. Downside-nya adalah cara menkonsumsi-nya sedikit lebih susah dibandingkan email yang ubiquitous tadi. Seringkali kita harus akses di Web untuk forum ini. Having said that :) Beberapa SocNet punya fitur yang sama dengan Milis atau Forum, dan fitur-fitur ini mudah di-akses tidak hanya lewat Desktop tapi juga di Mobile. Contohnya: 1. Facebook punya fitur Group, Group ini lebih bisa disamakan dengan Milis, karena mereka tidak punya kategori. Bisa di-set Public atau Private. Saya sendiri sempat create dan running beberapa group di FB. 2. Google+ punya fitur Communities, nah kalau yang ini lebih masuk ke Forum karena mereka bisa punya kategori. Kalau nggak salah Communities ini bisa dibikin Private juga (I have to confirm this) jadi kita nggak perlu takut 'salah ngomong' :) Saya juga sudah create beberapa Communities, dan so far so good. Kedua SocNet ini bisa diakses lewat Desktop (web browser) dan Mobile Devices (iOS, Android, etc), jadi cukup bagus sebenarnya sebagai alternative untuk Milis/Forum yang traditional. Nah, sekarang tinggal kita maunya gimana. IMHO, Google+ Communities lebih cocok kalau kita mau 'meng-upgrade' milis kita. Mungkin kita bisa sebar database-nya dulu supaya kita tahu Demografi member kita. Dari situ mungkin kita bisa ambil 'informed decision' untuk ke depannya. Maaf kepanjangan jawabannya sekali ini. Chris On Thu, Jun 6, 2013 at 6:41 PM, Perry Ismangil <perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected]> wrote: > Di era Facebook Groups, Google+ Communities, Web Forum, apa masih ada > relevansi mailing list via email (milis)? > > -- > Perry Ismangil > <http://me.ismangil.com> > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/brajamusti%40gmail.com > _________________________________________________________________ To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/goriu-uk%40m.gmane.org