Re: [indoexpat-uk] 2 passport hijau
Kristanti Trepin <[email protected]> Mon, 11 May 2015 13:28:28 +0100
| Newsgroups | gmane.org.region.indoexpat.uk |
|---|---|
| Message-ID | <CAA+CeTsbp_dzt-B7wOP2iZMUVQNtdZJ5TXUUc88_FPii8e-vZQ@mail.gmail.com> |
Hi Ronald & Bang Eddy, Terima kasih ya masukannya. Kalo liat dr pengalaman teman, 3 bulan pertama akan masuk Gabon dengan visit visa, nah visa ini ditempel di passport (Vignette). Selama 3 bulan itu nanti working visa (+resident visa) akan diurus, ini bentuknya nanti kaya KTP.. kalau working visanya belum jadi, setelah 3 bulan itu kita mesti out of country dulu sampe visanya jadi. Nah saya yang ngga yakin 3 month visit visa ini bisa minta ngga ditempel atau ngga.. . kayanya sih ngga bisa soalnya peraturan imigrasinya saya ngerasanya lebih ribet dari UKBA (misalnya semua dokumen harus dalam bahasa Perancis, akta kelahiran mesti dilegalisir dan diterjemahkan oleh KBRI dalam 3 bln terakhir..) Nald, kalau utk masuk Perancis sih no problem kalau balik dr Afrika.. di CGK sendiri pernah liat papan pemberitahuan utk traveller yg datang dari Afrika ada jalur khusus (ex for quarantine.. padahal sebelum visit visa granted, imigrasinya minta list vaccination kita mesti udah lengkap), contoh lain utk masuk ke India, traveller dari Gabon harus di-quarantine 6 hari.. Kristanti 2015-05-11 12:10 GMT+01:00 Ronald Alexander Indra via uk <[email protected]>: > Bang Eddy, > Untuk kasus Israel memang agak beda Bang, karena kalau ada cap visa dari > imigrasi Israel atau di paspornya ada sesuatu yg related sama Israel, > bakalan ditolak masuk negara2 Arab (issue Palestina). Di-tempel sih bisa > aja, tp ya itu tadi, kaga bisa masuk negara2 Arab. Dulu paspor punya nyokap > (tahun 70-an), ada tulisan di paspor "Paspor ini berlaku untuk semua > negara, kecuali israel". Sekarang sih udah nggak ada larangan spt ini lagi, > hanya masalah flexibility aja. > > Tanti, > Bisa dicoba tuh Tan usul bang Eddy buat Gabon, as far as I know, Turki jg > visa-nya di-print di kertas A4 dan nggak ditempel di paspor (tapi tetap aja > kena cap imigrasi di paspor). > Dulu pernah baca mengenai bisa atau tidak punya dua paspor hijau RI yang > keduanya masih berlaku, dan ternyata tidak bisa (sorry, link-nya lupa > euy). Pernah nyari informasi ini karena di-kantor kalo sering business > trips, kantor mau bayarin biaya bikin paspor kedua (nationality yang sama > ya). WN Inggris bisa punya dua paspor juga, misalnya yang satu lagi dipake > ngurus visa (e.g. ke negara2 bekas uni sovyet yang nahan paspor bisa 2-3 > minggu), paspor yang satu bisa dipakai buat travel ke US > Btw, kalo ternyata bisa punya dua paspor Indo, kabar2in ya Tan. > > Ada teman yang punya tiga paspor Indonesia, tapi beda jenis (Hijau-biasa + > biru-dinas + hitam-diplomat). Tapi ini khusus yang kerja di deplu aja. > > Btw kalo mau punya paspor kedua ini untuk tujuan mengelabui imigrasi yang > diskriminatif, I would not recommend it. > > Ronald > > > On Monday, 11 May 2015, 11:00, Eddy Manurung <[email protected]> > wrote: > > > Kristanti, > Aku gak tahu apa boleh punya 2 passport Indonesia, > Tapi waktu aku ada urusan dinas ke Tel Aviv tahun 2001, visa ke Israelnya > tidak di tempelkan di passport Indonesia. > Israel Embassy di London waktu itu udah ngerti dan kalau gak salah aku gak > ditanya mau ditempel dipassport atau terpisah, tapi mereka berikan visa nya > dalam selembar kertas terpisah. > Jadi passport Indonesia ku gak ada jejak berurusan dgn Israel.... > Mungkin bisa diminta metoda visa bgt saja ke konsular Gabon. > > > > 2015-05-11 10:44 GMT+01:00 Kristanti Trepin <[email protected]>: > > > Selamat pagi, > > > > > > Teman2, adakah yang punya informasi, apakah mungkin kita sebagai WNI bisa > > meminta passport ke-2 dari imigrasi Indonesia (2 passport hijau) dan > > keduanya sama2 berlaku? > > > > Kebetulan beberapa bulan ke depan saya akan work-assignment ke Gabon > selama > > beberapa tahun. > > Suami saya (WN France) mendapatkan 2 passport dari pemerintah France > sejak > > tahun 2008 untuk alasan pekerjaan di Afrika tersebut (1 passport dengan > > visa/residence permit dari Gabon, 1 passport lainnya digunakan untuk > > travelling). Alasannya karena banyak negara2 yang imigrasi-nya > > "mendiskriminasikan" pengunjung yang berasal/bertempat tinggal di Afrika > > untuk alas an seperti penyakit (ebola dll...) > > I was wondering if Indonesian government has similar policy.. > > > > Jika memungkinkan mendapatkan passport ke-2 dari imigrasi Indonesia > adakah > > syarat2 khususnya? > > > > Terima kasih > > > > Salam, > > Kristanti > > _________________________________________________________________ > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/eddy.manurung%40gmail.com > > > > > > -- > > Regards, > Eddy Manurung > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/el01173%40yahoo.com > > > > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/kwidyaana%40gmail.com > _________________________________________________________________ To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/goriu-uk%40m.gmane.org