Fwd: Hati-Hati brg2 ini di lingkungan kita

agus pasek <agus_pasek-/[email protected]>
Newsgroups gmane.org.user-groups.linux.balinux
Message-ID <[email protected]>

Pandashop WWF-ID <[email protected]> wrote: Date: Tue, 25 Mar 2008 14:59:20 +0700
From: "Pandashop WWF-ID" <[email protected]>
Subject:  Hati-Hati brg2 ini di lingkungan kita

 From: "Subagio Danuningrat" <sbd-Hlp6NBfSoRe8rHFcjEY/[email protected]>
To: <greenlifestyle-/[email protected]>
Subject: [greenlifestyle] Fw: Hati-Hati brg2 ini di lingkungan kita
Date: Wed, 19 Mar 2008 17:32:10 +0700

    .hmmessage P {  PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-TOP: 0px } BODY.hmmessage {  FONT-SIZE: 10pt; FONT-FAMILY: Tahoma }    Dear friends,
 Apakah pernah menerima informasi dibawah ini. Bila sudah  pernah, maaf karena saya , member baru di Milis ini.
 Salam,
 SBD
  
                                                                                   
                    Yang      berbahaya      dilingkungan      kita;
 
 1. BEKAS BOTOL      AQUA
 

     
     
 Mungkin sebagian dari kita      mempunyai kebiasaan memakai dan memakai
 ulang botol      plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di      
 kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan      plastic botol
 (disebut juga sebagai polyethylene      terephthalate or PET) yang dipakai
 di botol2 ini      mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman      
 untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin      memakainya lebih lama,
 tidak boleh lebih dari      seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh
 dari      matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik      
 rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang      kita minum. Lebih
 baik membeli botol air yang memang      untuk dipakai ber-ulang2, jangan
 memakai botol      plastik.
 
 
 2 . PENGGEMAR SATE      
 
     
     
 Kalau Anda makan sate,      jangan lupa makan timun setelahnya. Karena
 ketika kita makan      sate sebetulnya ikut juga karbon dari      hasil
 pembakaran
 arang yang      dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya      
 obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan      setelah makan
 sate. Karena sate mempunyai zat      Karsinogen (penyebab kanker) tetapi
 timun ternyata      punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun      
 setelah makan      sate.
 
 
 3. UDANG DAN      VITAMIN      C
 
      
 Jangan makan udang      setelah Anda makan Vitamin      C. Karena ini      akan
 menyebabkan      keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan      proses
 reaksi dari Udang dan Vitamin      C di dalam tubuh dan berakibat 
 keracunan      yang fatal dalam hitungan jam.
 
 4. MI INSTAN
 
     
     
 Untuk para penggemar mi      instan, pastikan Anda punya selang waktu
 paling tidak 3      (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika      
 Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi      kedokteran, ternyata
 terdapat lilin yang melapisi mi      instan. Itu sebabnya mengapa      mi
 instan tidak      lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi      mie 
 instan setiap      hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang      terjangkiti
 kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya      dalam berkarir tidak punya
 waktu lagi untuk memasak,      sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi 
 instan      setiap hari . Akhirnya dia menderita      kanker.
 
 Dokternya mengatakan      bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin
 dalam mi      instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita      
 memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk      membersihkan
 lilin      tersebut.
 
 
 5.      BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN
 
     
     
 Kemasan      makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita      
 konsumsi. Bagi      sebagian besar orang, kemasan makanan hanya      sekadar
 bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai      "pelindung " makanan.
 Sebetulnya tidak tepat begitu,      tergantung jenis bahan kemasan.      
 Sebaiknya
 mulai sekarang Anda      cermat memilik kemasan makanan. Kemasan      pada
 makanan
 mempunyai fungsi      kesehatan,      pengawetan,
 
 kemudahan,      penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak      
 bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada      makanan, yaitu
 kemasan
 yang      bersentuhan langsung dengan makanan      .
 
 Tetapi tidak semua bahan ini      aman bagi makanan yang dikemasnya.      
 
 Inilah ranking teratas bahan      kemasan makanan yang perlu      Anda
 waspadai.
 
 A. Kertas .
>      
     
     
 Beberapa      kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah)      
 yang sering      digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi      mengandung
 timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan.      Di dalam
 tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran      pernapasan atau ngan kita.
 pencernaan menuju sistem      peredaran darah dan kemudian menyebar ke
 berbagai      jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan      tulang.
 Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai      dengan gejala 3 P, yaitu 
 pallor (pucat), pain (sakit)      & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan      yang
 terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk      terhindar dari makanan
 yang terkontaminasi logam berat      timbal, memang susah-susah gampang. 
 Banyak makanan      jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan      tempe
 goreng yang dibungkus dengan      Koran karena pengetahuan yang kurang      dari
 si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak      mempermudah
 berpindahnya timbale makanan      tsb.
 
 Sebagai usaha pencegahan ,      taruhlah makanan jajanan tersebut di      atas
 piring.
 
 B . Styrofoam
 
     
     
 Bahan pengemas styrofoam      atau polystyrene telah menjadi salah satu
 pilihan yang      paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset      terkini
 membuktikan bahwa styrofoam diragukan      keamanannya. Styrofoam 
 yang dibuat dari kopolimer      styren ini menjadi pilihan bisnis pangan
 karena mampu      mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya      saat
 dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga      mampu
 mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap      nyaman dipegang, 
 mempertahankan kesegaran dan      keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah,
 lebih aman,      serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan      Pangan
 Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu      styrofoam dalam makanan 
 sangat berbahaya. Residu itu      dapat menyebabkan endocrine disrupter
 (EDC), yaitu      suatu penyakit yang terjadi akibat adanya
 gangguan      pada system endokrinologi dan reproduksi manusia      akibat
 bahan kimia karsinogen dalam makanan.      
 

 
     
JADILAH      SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI      SEBANYAK
MUNGKIN      KEPADA SAHABAT      ANDA.

























 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
  You received this message because you are subscribed to the Google Groups "GreenLifestyle" group - Share this email!  
 To post to this group, send email to greenlifestyle-/[email protected]  
 To unsubscribe from this group, send email to greenlifestyle-unsubscribe-/[email protected]  
 For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/greenlifestyle?hl=id 
 -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
 

  Click here to report this email as spam.
 
 

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------
lmpx.com only provides a reader for public news (NNTP) servers. It is not affiliated with the servers or forums shown here and is not responsible for the content of articles, which is written by their respective authors.