Re: [indoexpat-uk] Petisi Kewarganegaraan Ganda
Perry Ismangil <perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected]>
| Newsgroups | gmane.org.region.indoexpat.uk |
|---|---|
| Message-ID | <CAF_Bqc7QbjLC3_ijXL5Z3gLG4x_TxubQkeTYSFy-WD4S1fiwyQ@mail.gmail.com> |
Di Tanah Air sepertinya sibuk membicarakan masalah ekonomi. Jadi bisa juga KG dipaparkan sebagai solusi dari sisi ekonomi, ini buku bagus tentang sumbangan diaspora bagi tanah airnya: Borderless Economics: Chinese Sea Turtles, Indian Fridges and the New Fruits of Global Capitalism http://www.amazon.co.uk/dp/0230113826 -- Perry Ismangil On 29 Jan 2012 10:43, "indah morgan" <malangindah03-/[email protected]> wrote: > Yang Terhormat bapak Eddy dan teman-teman IndoExpat – UK, > > Saya menghaturkan banyak terima kasih atas balasan dan kesediaan > teman-teman IndoExpat untuk berdiskusi dan bekerja sama menyampaikan > aspirasi WNI (minoritas - dibanding dengan populasi yang ada dan pengisi > petisi Kewarganegaraan Ganda yang hanya berjumlah 5000 pengisi). > > Memang saat ini tidak ada sense of urgency dan > bukanlah prioritas utama dalam susunan agenda pemerintahan RI untuk > memberlakukan KG bagi WNI, akan tetapi kita tetap akan membawa > petisi ini ke Mahkamah Institusi (paling tidak kita akan menyampaikannya > dengan > argumen masing-masing dan keputusan terakhir sepenuhnya tergantung > kepada MI). > > > Banyak teman-teman yang hidup di Indonesia, sama sekali tidak tertarik > untuk bertanya tentang gerakan PPKG ini. Apa artinya ini bagi kehidupan > berbangsa dan bernegara? Saya melihatnya dari rendahnya keterlibatan dan > kesadaran politik masyarakat Indonesia dalam segala aspek kehidupan, karena > terbiasa di belenggu oleh era Orde Baru (artinya tunggu aja pemerintah > lah....) > PPKG perlu melibatkan masyarakat luas untuk menjadi katalisator bagi > peningkatan keterlibatan dan kesadaran politik mereka dalam kehidupan > berbangsa dan bernegara. Di satu pihak, kita ingin 'keperluan' kita yang > minoritas di penuhi, di lain pihak, kita, sebagai minoritas juga harus > menunjukkan bahwa kita peduli dan paham akan kebutuhan mayoritas. Dalam > demokrasi, bukan mayoritas yang harus menang, tapi mayoritas harus > melindungi minoritas. > > Demikian > dari saya dan mohon kesediaan dari teman-teman untuk membantu > menyebarkan KG ini seluas mungkin. Mungkin kita perlu mengajak > teman-teman yang telah > menjadi WNA untuk berpartisipasi dalam mengungkapkan argumentasinya > kenapa berpindah menjadi WNA? Sekalian membuat pro dan kontra > dari KG di lihat dari kedua sisi baik pemerintah RI maupun > masyarakatnya. > > > Salam solidaritas, > Indah > Morgan > Chief Coordinator & Secretary of PPKG > > > ________________________________ > From: Eddy Manurung <[email protected]> > To: Indah Morgan <malangindah03-/[email protected]> > Sent: Saturday, 28 January 2012 1:25 PM > Subject: Re: [indoexpat-uk] Petisi Kewarganegaraan Ganda > > Mbak Indah, > Mungkin nasionalisme yg kumaksud dalam pengertian yg lebih luas... bukan > sekedar utk cari nafkah... mungkin itu lebih dekat hubungannya dengan > kebutuhan dasar manusia secara individual yg dimiliki setiap orang dan > seabiknya fakta itu bukan topik dalam argumentasi utk petisi dan diskusi > dual citizenship kita ini. > > Cerita sedikit, aku pernah ngerjain project di Israel Aircraft Industry - > Tel Aviv, seorang manager disana orang tuanya tinggal di London, sejak > teenager dia pulang ke Israel meninggalkan orangtuanya di London dan > tinggal sama kakek neneknya di Israel > Aku tanya kenapa, dia jawab "aku ingin mengabdi pada Israel". Waktu itu > tahun 2001 dan dia umurnya kira2 early 40s. > Apa yang melandasi dia memutuskan utk kembali ke Israel? Kita mungkin punya > pendapat masing2, tapi salah satunya aku yakin adalah karena faktor > "nasionalisme" yg aku maksud. > > Kemudian, kami2 yang expatriat di UK ini juga mendengar suara2 sumbang ttg > kami, the worst one, dibilang penghianat tidak punya rasa nasionalisme, > punya skill dan kemampuan tapi bukan mengabdi kpd tanah air. Sayangnya gak > ke mukaku dibilang, mungkin kalau itu langsung dibilang ke aku, aku ludahin > muka yang bilang itu. > Gak seorangpun harus dilayakan menjadi seorang dimana kepadanya kita harus > menjelaskan nasionalisme kita. Itu tanggung jawab moral masing2 utk > dilakukan bukan dikatakan. Tapi aku percaya setiap kita yg hidup di UK ini > yg lahir dan sempat besar di Indonesia, lambat laun akan bisa menjadi kuat > dan kental rasa kecintaannya terhadap Indonesia. > > Dan juga aku berpendapat tidak harus pulang ke Indonesia utk bisa > menunjukkan rasa nasionalisme kita, tapi banyak masing2 kita sudah > kontribusi (kecil atau besar) utk Indonesia. > > Nah, aku mengutarakan itu semua utk bisa mendukung saranku berikut, bahwa > pada saatnya petisi telah disampaikan ke pemerintah lokal dan diskusi > dilakukan dgn mereka, sebaiknya kita sudah punya argumentasi2 yg lebih > dalam dari hanya mencoba mengutarakan argumentasi yg bernuansa mencari > kesalahan pemerintah tapi bersama bisa membantu menyelesaikan masalah > mereka, atau bukan argumentasi yg mungkin cukup dibahas internally di > Indonesia karena mereka yg hidup di Indonesia lebih tahu dan lebih > merasakan apa yang terjadi, dgn harapan utk bisa membuat pemerintah lebih > mendengar kita .... dan mungkin tokoh masyarakat yg ada di Indonesia bisa > mendukung kita. > > ITu pendapatku, silahkan di argumen kalau memang perlu. > > Aku akan teruskan himbauan Mbak Indah ke organisasi Bonapasogit UK...kalau > Wadah, silahkan teman yg lain atau mbak Indah sendiri yang approach, aku > gak aktif disitu. Utk PERKI UK, karena itu organisasi keagamaan, aku akan > bicara dulu sama ketuanya. > > Tetap semangat. > > Salam, > EMan > > > 2012/1/28 indah morgan <malangindah03-/[email protected]> > > > Bang Eddy dan teman IndoExpat-UK, > > > > Berbicara soal nasionalisme, didalam UUD 1945 pasal 33 tentang > > kesejahteraan rakyat di jamin oleh negara RI lalu kenapa masih banyak > para > > ibu-ibu yang rela meninggalkan suami, anak dan keluarganya pergi merantau > > untuk menjadi buruh migrant? jembatan ala Indiana Jones yang hanya > berjarak > > 77 km dari kantor pusat pemerintahan RI tergantung-gantung rusah dan > > kerusakan tersebut tidak mengetuk hati para anggota DPR yang hanya > > mengutamakan tolietnya di banding perduli dengan kesejahteraan rakyat > kita? > > jembatan tersebut adalah alat bagi generasi penerus bangsa menimba ilmu, > > mungkin salah satu dari anak pengguna jembatan tersebut merupakan calon > > pemimpin negara yang lebih peduli dengan kesejahteraan. Sungguh ironis > > sekali. > > > > Organisasi yang telah saya approach hanya komunitas Islam Indonesia di > > British Raya (KIBAR), pelaku kawin campur Melati UK (KOMET UK) dan Indo > > Expat. > > > > Bila bang Eddy bersedia menjadi penghubung terhadap organisasi yang anda > > kenal (perkumpulan PERKI-UK, Wadah, dan Bonapasogit), akan lebih baik > untuk > > menunjukkan solidaritas kita bersama. > > > > Hal yang bisa kita lakukan adalah menyebarkan e brochure sebagai salah > > satu proses > > pendewasaan, pembelajaran dan pengenalan KG terhadap masyarakat Indonesia > > sehingga masyarakat Indonesia lebih terbuka > > wawasannya dan menerima kosep KG. Dengan demikian KG adalah atas > > kesadaran dan kehendak masyarakat untuk di sampaikan ke pemerintah RI > > agar Indonesia kita menjadi lebih terbuka. (Bottom to top strategy - dari > > rakyat ke pemerintah). > > > > > > Salam dari Nottingham dan terima kasih atas kerja samanya, > > Indah Morgan, > > 07853392751. > > > > > > > > ________________________________ > > From: Eddy Manurung <[email protected]> > > To: Indah Morgan <malangindah03-/[email protected]> > > Sent: Saturday, 28 January 2012 1:06 AM > > Subject: Re: [indoexpat-uk] Petisi Kewarganegaraan Ganda > > > > Mbak Indah, > > Terima kasih atas informasi nya dan terima kasih udh memulai atau > > melanjutkan langkah utk mencoba mendiskusikan secara terbuka dgn pihak > > pemerintah RI akan ide warganegara gand utk WNI. > > Aku setuju dan mendukung. > > Aku pribadi belum bisa punya komentar mengenai rasa takut mengakui, > > berkhianat, dsbnya setelah mempunyai passport selain passport ijo, namun > > kalaupun itu benar aku bisa memakluminya karena aku dengan hanya > memikirkan > > dan merencanakan utk apply for passport burgundy, pikiran dan perasaan > > seperti juga ada... > > TErlepas dari perasaan dan pemikiran yang hanya bersifat emosional dan > > nasionalisme tadi, aku setuju dgn rencana berembug, mengumpulkan suara, > > pendapat dan argumentasi dan dapat diwujudkan dalam dokumen dan > selanjutnya > > diserahkan ke perwakilan pemerintah RI. > > Pertanyaan aku, sejauh ini siapa dan kelompok/organisasi Indonesia di UK > > apa saja yg telah Mbak approach? > > Mungkin aku infokan bahwa di UK ada kumpulan PERKI-UK, Wadah, Bonapasogit > > UK ... itu yang jelas aku tahu keberadaan dan aktivitas mereka... namun > aku > > yakin banyak lagi. > > Menurut hematku ada baiknya kelompok2 tersebut di approach juga. > Biasanya, > > makin banyak suara, makin berani bersuara yang sudah duluan bicara... > > > > OK mbak, itu dulu dari aku.... > > > > Salam, > > Eddy Manurung > > > > 2012/1/26 indah morgan <malangindah03-/[email protected]> > > > > > Terima kasih atas kesempatan yang di berikan kepada saya untuk > dipercaya > > > bergbung di milis FKEI - UK, saya berencana membuat diskusi terbuka > untuk > > > menciptakan awareness tentang Kewarganegaraan Ganda bagi WNI di UK. > > Diskusi > > > ini akan serentak di laksanakan di seluruh dunia dengan melibatkan para > > > ilmuwan, cendikiawan, migran Indonesia, pembisnis, pelaku kawin campur, > > > student maupun media dengan harapan hasil dari siskusi terbuka tersebut > > > bisa di serahkan ke kantor perwakilan RI setempat. > > > > > > Melihat situasi di UK, kebanyakan WNI masih tetap mempertahankan paspor > > > WNI-nya meskipun secara diam-diam mereka memiliki paspor warna > burgundy. > > > Dan saya yakin pihak perwakilan pemerintah RI telah menerima surat dari > > > pemerintah Inggris bahwa yang bersangkutan telah menjadi WN British. > > Dengan > > > demikian, kantor perwakilan RI di UK memiliki daftar siapa saja yang > > telah > > > memiliki paspor warna burgundy tersebut, sementara WNI akan merasa > > > berkhianat terhadap suara hatinya bila setiap perpanjangan paspor harus > > > menandatangani pernyataan bahwa tidak memiliki paspor asing. Inilah > salah > > > satu alasan saya, kenapa sih kok tidak diakui saja? jadi tidak ada yang > > > menyimpan sesuatu? perwakilan RI menutup mata dengan keadaan tersebut > > > sementara WNI merasa ketakutan dan tidak jujur dengan apa yang telah di > > > sepakai di dalam formulir perpanjangan paspor yang telah di tanda > > > tanganinya. > > > > > > Saya sangat terbuka dengan segala feedback akan pro dan kontra dari > issue > > > KG ini demi membangun RI menuju lebih terbuka. > > > > > > Salam dari Nottingham, > > > Indah Morgan. > > > > > > > > > > > > > > > > > > ________________________________ > > > From: Perry Ismangil <perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected]> > > > To: Indah Morgan <malangindah03-/[email protected]> > > > Sent: Thursday, 26 January 2012 2:16 PM > > > Subject: Re: [indoexpat-uk] Petisi Kewarganegaraan Ganda > > > > > > Melanjutkan soal KG, saat ini Mbak Indah Morgan sudah join juga milis > > ini, > > > jadi jika ada yang mau mendiskusikan lebih lanjut bisa juga langsung ke > > > forum ini saja. > > > > > > > > > > > > 2012/1/26 Perry Ismangil <perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected]> > > > > > > > Rekan-rekan IndoExpat, > > > > > > > > Bagi yang sudah mukim (alias PR), tentu kadang-kadang berandai-andai, > > > > bagaimana kalau bisa lebih permanen lagi menjadi warga negara UK. > > > Sehingga > > > > tidak perlu takut kehilangan PR kalau tinggal di luar UK lebih dari 2 > > > tahun. > > > > > > > > Nah, ini ada usaha dari diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk > > > > mengangkat isu ini menuju amendemen UU Kewarganegaraan thn 2006: > > > > > > > > - Silahkan baca brosur latar belakang > > > > > > > > http://bit.ly/BrosurKG > > > > > > > > - Kalau setuju, silahkan isi petisi: > > > > > > > > http://bit.ly/PetisiKG > > > > > > > > - Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, koordinator di UK adalah: > > > > > > > > Indah Morgan indahmorgan-/[email protected] > > > > > > > > Salam, > > > > > > > > -- > > > > Perry Ismangil > > > > http://me.ismangil.com > > > > perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected] > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > > Perry Ismangil > > > http://me.ismangil.com > > > perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected] > > > _________________________________________________________________ > > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/malangindah03%40yahoo.com > > > _________________________________________________________________ > > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/eddy.manurung%40gmail.com > > > > > > > > > > > -- > > > > Regards, > > Eddy Manurung > > _________________________________________________________________ > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/malangindah03%40yahoo.com > > _________________________________________________________________ > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/eddy.manurung%40gmail.com > > > > > > -- > > Regards, > Eddy Manurung > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/malangindah03%40yahoo.com > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com > _________________________________________________________________ To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/goriu-uk%40m.gmane.org