Re: [indoexpat-uk] Laporan pandangan mata temu Jokowi
Perry Ismangil <perry-Qz18OTYYWP1Wk0Htik3J/[email protected]> Wed, 20 Apr 2016 21:06:52 +0000
| Newsgroups | gmane.org.region.indoexpat.uk |
|---|---|
| Message-ID | <CAF_Bqc53ygBR48A-8ncWMRX+kVJngYTXLoa0wX2oNN1zdy6pNw@mail.gmail.com> |
Pak Ronald lengkap sekali 👏 beda kok dengan yang cuma mendengarkan radio - cuma bisa analisis perkataan saja 😇 On Wed, 20 Apr 2016, 21:49 Ronald Alexander Indra via uk, <[email protected]> wrote: > Jika boleh menambahkan yang telah disampaikan Pak Roddy: > Acaranya di undangan kan rencananya dimulai pukul 18:30, tapi katanya > dimulai lebih awal karena Jokowi langsung ke Wisma Nusantara nggak pake > acara mampir di hotel dulu. Berhubung kantor di luar London, saya agak > telat sampai ke wisma, sampe jam 18:45. Ada petugas di luar yang nanyain > undangan, lalu discan barcode-nya pakai HP. Yang tidak dapat undangan > masih diperbolehkan masuk asalkan membawa paspor/ identitas diri yang > lain. Yang telat-telat ini tidak bisa masuk ke tenda utama, tapi pada di > tenda samping yang ada TV layar lebar. Sebenernya ini bless in disguise jg > karena yang di tenda utama apalagi bagian tengah dan belakang tidak bisa > melihat Jokowi dengan jelas, apalagi presentasinya (saya masuk ke tenda > utama di akhir sesi tanya jawab ketika bbrp orang keluar). Untuk yang > telat-telat di tenda samping, kualitas TV HD, tajam banget dan > presentasi-nya bisa terlihat jelas. > > Secara umum acara semalam dibagi menjadi 4 sesi. > 1. Sesi presentasi dari Jokowi > 2. Sesi Q&A > 3. Sesi foto bareng dengan Presiden dan Dubes > 4. Sesi selfie bareng Presiden > > Dibawah versi lengkapnya > 1. Sesi presentasi > Di bagian ini Jokowi mempresentasikan project project dia di bidang > infrastruktur seperti Tol Trans Sumatra dan memangkas waktu untuk perijinan > dan memangkas jumlah perijinan (misalnya dari 50an ke 22). Lalu soal > pembangunan yang seharusnya lebih Indonesia-sentris dibandingkan > jawa-sentris. Beliau juga memberikan kenapa infrastruktur itu penting, > menggunakan harga semen di Pulau Jawa vs Wamena vs pelosok papua (semen > bisa 2.5 juta per sak di Papua). > 2. Sesi Q&A > Pak Dubes memberikan dua pilihan (1) ada tiga pertanyaan + sesi foto2 atau > (2) ada 4 pertanyaan tanpa sesi foto2. Dipilihlah tiga orang dari > peserta. Yang pertama sebenernya bukan dipilih, tapi ditunjuk langsung, > yaitu ketua PPI UK (kalo ndak salah namanya Media dari Manchester - > mahasiswa PhD). Dia cerita pengalaman dia di Papua dan Kalimantan plus di > akhir minta tolong beasiswa Dikti supaya diberesin. Ini sebenernya saya > juga bingung, dari tahun 2011 kan beasiswa DIKTI ini bermasalah, ternyata > sampai sekarang masih ada masalah jg. Pak Jokowi sudah mendengar masalah > ini dan semoga cepat dibereskan. > > Penanya kedua dari ibu-ibu. Pertanyaannya ada tiga: 1. mengenai > pariwisata Indonesia yang kalah dari Thailand/ Malaysia 2. Registrasi > pemilu yang amburadul, dia memberi contoh suaminya dapat undangan pemilu, > dia nggak dapat undangan pemilu, mertua dia yang udah meninggal malah > dapat. 3. Lupa euy. Penanya ini agak lucu, pake "Tolong Pak" yang memelas > banget dan semua pada ketawa, wong tiap penanya hanya dikasih jatah 1 > pertanyaan, dia minta dua. Ketika sudah dikasih dua minta tiga. > > > Penanya ketiga namanya Soe Tjen Marching. Her name does ring a bell > karena saya pernah baca beberapa artikel dia tentang kejadian 1965. > Pertanyaan dia pun nggak jauh2 dari kejadian 1965 dan menyesalkan > pernyataan Luhut Panjaitan (meskipun dia salah ngomong Luhut Panggabean). > Setahu saya pertanyaan seperti ini tabu untuk ditanyakan di KBRI. Saya > pernah ngobrol dengan exile 1965 (Pak Tom Ilyas) yang tinggal di Swedia. > Ketika SBY ke Scandinavia (negaranya saya lupa), dia ini di-cegah masuk > KBRI jadi tak bisa menanyakan soal 1965. Mungkin skrg jaman Jokowi KBRI > lebih open dengan pertanyaan2 sensitif seperti ini. > > Selesai nanya Jokowi minta semua penanya ke depan, berdiri di kanan kiri > dia, rasanya ini buat diambil fotonya oleh fotografer istana kepresiden > lalu mereka dipersilahkan duduk dan kemudian Jokowi menjawab pertanyaan > satu demi satu. > > Jawaban ke Ketua PPI UK -> yang tentang beasiswa Dikti, Jokowi sudah > mendengar berkali-kali dan tahu mengapa ini sering telat. Feeling saya sih > akan ada yang dicopot pas Jokowi balik ke Indonesia > > Jawaban ke Ibu-ibu -> mengenai pariwisata, Indonesia lagi fokus ke 10 > destinasi utama (toba, pulau komodo, dkk). wisman ke Indonesia cuma 10 > juta per tahun coba bandingkan dengan Malaysia 22 juta dan thailand 27 > juta. Intinya masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan > > Jawaban ke Soe Tjen -> Presiden belum memutuskan dan masih mendengar. > Detail-nya bisa dilihat di liputan BBC Indonesia ( > http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/04/160419_indonesia_jokowi_maaf_1965) > . Saya dari luar sih mendengar pernyataan balasan dari jawaban Jokowi dari > dalam tenda utam (kemungkinan ini dari penanya yang ngomong tanpa > microphone, jadi nggak jelas dia ngomong apa). > > 3. Sesi foto resmi (atau makan) > Ini agak rusuh karena semua berdesakan pengen foto sama Presiden. Panitia > sampai kasih pengumuman jangan berdesak-desakan. Saya dan Mas Fauzan milih > nunggu aja dulu dan ngambil makan malam. Makan malamnya OK (kecuali > bihun-nya agak apek baunya atau basi ya?). Sehabis makan dan antrian agak > dikit, barulah kami ikutan sesi foto sama presiden. Basically Pak Presiden > dan Pak Dubes duduk di bagian dalam dan kami di belakang mereka. Pas masuk > petugas (atau paspampres ya) ngitung jumlah yang bisa masuk buat foto > bareng (mungkin 15-20 orang per group foto?). Presiden yang ini memang > berbeda, nggak ada jarak sama sekali dengan rakyat - literrally - orang di > sebelah kiri saya sebelum foto minta salaman saya Jokowi dan dilayani; > akhirnya saya ikut-ikutan jg minta salaman dan dapet :). Paspampres ini > pasti pusing kepalanya menjaga Presiden kita yang satu ini karena harus > memastikan Jokowi tetap dekat dengan rakyat sekaligus menjaga keselamatan > Presiden tanpa mengganggu kedekatan ini. Nah disini abis selesai saya mau > ngasih printout ke Jokowi (isinya beberapa point dari milis IndoExpat), > tapi dicegah sama petugas (kemungkinan paspampres), ya udah nggak jadi > deh. Setelah sesi foto resmi ini saya ketemu Bang Eddy Manurung dan > ngobrol2 bentaran soal Indefinite Leave to Remain. Mungkin Bang Eddy bisa > nambahin yang kurang di laporan pandangan mata ini? > > > 4. Sesi selfie > Saya kaget jg sebenarnya Jokowi masih mau melayani foto tidak resmi (bukan > di dalam ruangan, tapi di tenda utama). Setelah ngobrol sama Bang Eddy dan > masuk tenda utama, ada satu orang dateng nunjukin foto dia yang selfie > bareng Jokowi. Busyet deh, saya kagum juga sama Jokowi yang seharian capek > ketemu Cameron dan pelaku bisnis disini, memberikan presentasi, Q&A, foto > resmi bareng, masih mau juga memberikan kesempatan untuk selfie. Beda > banget sama pejabat-pejabat yang lain yang berjarak sama rakyat. > > Anyway, baru kali ini saya lihat langsung bahwa tidak ada sekat antara > presiden dan rakyat-nya. Dulu pas 2003/2004 wapres Hamzah Haz berkunjung > ke kampus di Bandung, daerah Aula Barat di-jaga dan mahasiswa ngga boleh > deket2 daerah itu. Lha sama Jokowi malah banyak yang bisa salaman. > > Ada yang mau menambahkan lagi? > > > > > On Wednesday, 20 April 2016, 21:40, Perry Ismangil <[email protected]> > wrote: > > > Wah terima kasih sekali Pak Roddy, much appreciated. > > Iya saya dengar live streamnya di radio PPI, dan punya pendapat sendiri 😊 > > Cuma takutnya kalau tidak datang kan dituduh tidak "ngeh" suasana "live > show" dong... 😂 > > On Wed, 20 Apr 2016, 21:29 Loverv via uk, <[email protected]> wrote: > > > Baru aja sy duduk, mau tulis pak Perry :) > > Sabar... :) > > > > Btw, apa ada yg mendengarkan lewat radio PPI UK? > > > > Singkatnya, tdk ada yg menyentuh hal2 yg pernah kita bahas. > > > > Walaupun alokasi-nya 2.5 jam, tapi sesi tanya jawab cuma tdk sampai 30 > > menit. Sisa waktunya dipakai foto2 saja, tdk substantive. > > > > Yg tanya cuma 3 orang, total tdk sampai 10 menit. Pak Jokowi jawabnya 20 > > menit. > > Yg satu, ketua PPI UK. > > Yg kedua, komplain masalah tahun 65 spy diinvestigasi ulang. > > Yg ketiga, pertanyaan2nya intinya mengenai promosi kuliner tanah air di > UK. > > > > Jika saya boleh memberi feedback ke pak Jokowi, seharusnya Sesi tanya > > jawab-nya lebih lama (2.5 jam spt yg dialokasikan di undangan) dan agar > > tanya jawab-nya terfokus pada tema2 substantif yg berhubungan dg minimum > 3 > > element utama di UK (1.Mahasiswa/i yg sedang studi di UK, 2.Masyarakat > > indonesia yg di UK, dan 3.indoexpatriat/pebisnis di UK). > > > > 3 element itu minimum, bisa lebih, misal: YIPA, IDN dll. Tapi, 3 element > > itu sbnrnya adalah minimum. > > > > Tipe undangan-nya sudah dibagi tiga seperti itu. Tapi, prakteknya agak > > amburadul. > > > > Disinilah, perlunya minimum 3 organisasi (yg masing2 punya delegasi yg > > dikirim) yg bisa membawa suara/pertanyaan dari tiap elemen. > > PPI UK adalah suara mahasiswa/i yg studi di UK. > > Tapi, kelihatannya belum ada secara terorganisir yg mengorganisasikan 2 > > element utama yg lain. > > > > Salam IUK, > > Roddy > > > > Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the EE network. > > Original Message > > From: Perry Ismangil > > Sent: Wednesday, 20 April 2016 19:59 > > To: Roddy Soenjoto > > Reply To: Forum Komunikasi Expat Indonesia di UK > > Subject: [indoexpat-uk] Laporan pandangan mata temu Jokowi > > > > Jadi, mana laporan pandangan mata pertemuan Jokowi? 😆 > > > > > > -- > > > > -- > > Perry Ismangil > > _________________________________________________________________ > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/loverv2004%40yahoo.co.uk > > _________________________________________________________________ > > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com > > > -- > > -- > Perry Ismangil > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/el01173%40yahoo.com > > > > _________________________________________________________________ > To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: > http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/perry%40ismangil.com > -- -- Perry Ismangil _________________________________________________________________ To unsubscribe or modify your subscription options, please visit: http://lists.indoexpat.org/mailman/options/uk/goriu-uk%40m.gmane.org