Bls: Inspirasi dari Qatar

Priyo Pribadi <priyops2011-/[email protected]> Mon, 28 Jan 2013 14:20:42 +0800 (SGT)
Newsgroups gmane.org.region.indonesia.mahawarman
Message-ID <[email protected]>
--===============1117098178==
Content-Type: multipart/alternative; boundary="-886612536-1328964933-1359354042=:55107"

---886612536-1328964933-1359354042=:55107
Content-Type: text/plain; charset=utf-8
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

Kang Harry Kusna,=0ATerimakasih input nya.=0AAkan saya masukkan sebagai ref=
erensi utk Focus Group Discussion kita.=0ABagaimana cuaca di Qatar,..?=0A=
=C2=A0=0ASalam,=0APPS=0A =0A=0A________________________________=0A Dari: "h=
arrykusna-/[email protected]" <harrykusna-/[email protected]>=0AKepada: [email protected]=
t =0ADikirim: Minggu, 27 Januari 2013 20:47=0AJudul: [Yonsatu] Inspirasi da=
ri Qatar=0A  =0AKang Mulyadi Arifin, Mas Prihadi Waluyo, Bang Erwin Mustika=
, trmksh untk perhatiannya.=C2=A0 =0A=0ARekan2,=0ASaya coba tulis lagi dng =
bahasa dan uraian sedikit berbeda dng harapan agar lebih mudah dimengerti.=
=C2=A0 Bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi semata-mata untuk Indonesia =
kita.=C2=A0 Semoga.=0A=0ATahun ini adalah tahun ke-enam saya di Qatar beker=
ja di sektor perminyakan, dan selama ini banyak yang saya dengar dan saya l=
ihat tentang pengelolaan industri migasnya. =C2=A0Tidak hanya berhenti samp=
ai disitu, saya juga mencoba membandingkannya dng bagaimana hal tsb dilakuk=
an di negeri kita di Indonesia. =C2=A0Dalam rangka menanggapi ajakan ketua =
Korps, Pak Priyo, untuk memberi masukkan ke group diskusi (FGD) kita, tulis=
an ini merupakan rangkuman dari sedikit apa yang saya ketahui yang mudah2an=
 bisa memberikan inspirasi bagi pengembangan industri migas kita.=0A=0ASama=
 dengan di Indonesia, Qatar-pun mempunyai Qatar Petroleum (QP), =C2=A0yang =
merupakan State Oil Company-nya yang menangani perusahaan2 asing sebagai ko=
ntraktornya, sebagaimana dahulu Pertamina atau sekarang SKK-MIGAS di Negara=
 kita. Perbedaannya hanyalah di dalam penanganannya, yang mungkin bisa kita=
 =E2=80=9Cadopt=E2=80=9D jika hal itu dirasa lebih baik dari apa yang selam=
a ini kita lakukan, seperti misalnya:=0A=0A1. Kerjasama / Kepemilikan.=0ASe=
bagaimana di Indonesia, Qatar memberikan konsesi kepada para kontraktor mig=
asnya, dan dalam banyak usaha yang dibentuk, baik sebagai KKKS maupun sebag=
ai entitas lain, Joint Venture misalnya, QP memegang peranan penting sebaga=
i pengawas atau sebagai pemilik saham mayoritas. =0AQP yang mewakili negara=
, dapat bertindak sesuai dengan kebijakan yang terlihat sbb:=0A=E2=80=A2 Ap=
abila konsesi yang diberikan hanya menghasilkan minyak bumi (karena kontrak=
nya hanya minyak bumi), maka QP akan bertindak sebagai pengawas atas KKKS t=
sb.=0A=E2=80=A2 Tetapi apabila konsesi memproduksi produk migas lain selain=
 minyak bumi, maka QP akan menjadi pemegang saham mayoritas atas Joint Vent=
ure yang dibentuk sebagai entitas baru yang berbasis di Qatar.=C2=A0 Perusa=
haan minyak internasional seperti ExxonMobil, Total, Conoco Phillips, Shell=
 dsb, beroperasi di Qatar baik sebagai KKKS dan/ataupun pemegang saham mino=
ritas pada joint venture yang dibentuk.=0A=0AQatarpun membentuk perusahaan =
pengapalan LNG yang bernama Nakilat, yang sahamnya dimiliki oleh berbagai n=
egara.=0ADengan kepemilikan bersama oleh banyak negara ini, maka armada tan=
ker-nya relatif aman di dalam melintasi berbagai wilayah negara di dunia.=
=0A=0A2. Pembinaan SDM local.=0AMajoritas pegawai Joint Venture maupun KKKS=
 adalah pekerja asing (ekspatriat). Pegawai perusahaan minyak internasional=
/kontraktor yang dipekerjakan (secondee) umumnya dipekerjakan hanya untuk w=
aktu terbatas (+/- 3 tahun). Ekspatriat dan secondee wajib membina, melatih=
, dan mengajarkan keahlian masing2 kepada pegawai lokal pribumi, yang masih=
 merupakan pegawai minoritas di masing2 KKKS ataupun joint venture. =C2=A0S=
ebagai gambaran suasananya, dapat diambil sebagai contoh peraturan kepegawa=
ian di QP yang sangat berpihak kepada pegawai local, baik dalam hal yang be=
rkaitan dengan pembinaannya, maupun dalam hal yang berkaitan dengan remuner=
asinya. Dampak positif dari hal ini adalah, posisi pegawai local menjadi sa=
ngat kuat, dan dengan posisi/dukungan yang kuat tsb, mereka dapat mengawasi=
, mengarahkan dan belajar dari pegawai expat dan para secondee dengan baik.=
 Dengan suasana yang demikian, keputusan dapat diambil secara professional =
untuk kepentingan Negara.=0A=0APola pembinaan umumnya adalah on the job tra=
ining di masing2 KKKS/joint venture, dibarengi dengan training2 keahlian ya=
ng diselenggarakan oleh lembaga2 pelatihan/pendidikan. Target tahunan Qatar=
isasi diwajibkan bagi setiap KPS/joint venture. Pola developmental assignme=
nt pada mitra perusahaan minyak asing (istilah yang digunakan adalah =E2=80=
=9CAttachment=E2=80=9D) tidak umum dilakukan.=0A=0ADengan melihat hal ini, =
untuk developmental assignment seorang pegawai yang biasa dilakukan oleh ko=
ntraktor Migas kita, apabila penekanannya kepada kebijakan, mungkin lebih b=
aik jika hal itu dilakukan di Negara lain tempat perusahaan kontraktor tsb =
beroperasi, daripada ke Negara asal dimana induk perusahaannya berada. Deng=
an dikirim ke Negara lain, maka pegawai kita bisa mempelajari system di Neg=
ara tsb sehingga mempunyai pembanding, sedangkan jika dikirim ke induk peru=
sahaan, maka pegawai kita hanya akan menjadi lebih familiar dengan system p=
erusahaan tsb.=0A=0A3. Synergy.=0AWalaupun Qatar kaya dan terlihat boros, t=
etapi dalam beberapa hal, mereka juga mengelola bisnisnya secara efisien. =
=C2=A0Pola sinergi sangat digalakkan untuk menekan biaya dan pemanfaatan ke=
ahlian secara maksimum, diantaranya penggunaan fasilitas secara bersama dib=
awah operasi/pengelolaaan badan/organisasi ahli yang diawasi bersama2. Cont=
ohnya adalah:=0A=E2=80=A2 Pengelolaan pembangunan berbagai proyek investasi=
 yang dimiliki beberapa pemilik oleh satu badan bersama,=0A=E2=80=A2 Operas=
i kegiatan ekspor macam2 produk migas milik beberapa perusahaan oleh satu b=
adan,=0A=E2=80=A2 Pengelolaan persediaan spare-parts bersama oleh satu bada=
n,=0A=E2=80=A2 Operasi fasilitas produksi dari produk semacam yang dimiliki=
 beberapa joint venture/KPS oleh satu badan.=C2=A0 =0ABadan ini yang berben=
tuk operating company memiliki tenaga ahli, sistim, prosedur, standar opera=
si, terbukti mampu mengawasi pembangunan proyek baru, sampai mengoperasikan=
 fasilitas milik banyak joint venture secara =C2=A0transparan, tanpa memiha=
k, dan biaya yang effisien, memberikan efifisiensi dalam biaya dan prosedur=
 operasi kepada masing2 KPS/joint venture yang menjadi pelanggannya. Operat=
ing company tidak mencari laba, tetapi tidak juga boleh rugi. Pola operatin=
g company berkembang semenjak Qatar melakukan ekspansi atas produksi LNG ny=
a, menjadikan operasi LNG yang dihasilkan Qatar sangat effisien dan mendata=
ngkan keutungan yang besar baik bagi negara maupun mitra perusahaan2 minyak=
 internasional mereka.=0A=0ADi kitapun mungkin ada hal2 seperti ini, sepert=
i misalnya JMG - Joint Mngmt Group di Gedung Patra dulu, yg menangani pemas=
aran gas dari Mobil, Total, Vico secara bersama2. =C2=A0Akan lebih baik jik=
a hal seperti ini cakupannya dapat lebih diperluas sehingga dapat dihasilka=
n=0A=E2=80=A2 Penghematan yang cukup besar karena pemanfaatan sumber daya s=
ecara bersama=0A=E2=80=A2 Pengawasan yang cukup baik, karena diawasi secara=
 bersama.=0A=E2=80=A2 Cost Recovery yang mengecil karena transparansi bagi =
semua pihak yang terlibat.=C2=A0 =0A=0A4. Pembedaan antara kegiatan hulu da=
n hilir migas.=0ABidang migas Qatar membedakan produksi minyak yang bisa la=
ngsung diekspor sebagai produk hulu dan dikerjakan dalam bentuk kontrak bag=
i hasil.=0ASedangkan gas yang dikilang menjadi LNG beserta produk ikutan la=
in yang masuk dalam kilang seperti LPG, sulfur, gas helium, ataupun produk =
minyak bumi yang dikilang di Qatar dikategorikan sebagai industri hilir, da=
n dikelola oleh bentuk badan hukum berbentuk joint venture. =0A=0AJoint ven=
ture membayar royalti kepada negara untuk gas yang menjadi feedstock bagi p=
roduk akhirnya.Joint venture juga membayar pajak kepada negara atas keuntun=
gan usahanya.=0A=0AAkhir2 ini, kecenderungannya pada industri migas yang me=
nghasilkan sekaligus minyak dan gas, adalah dikelola oleh joint venture, di=
mana joint venture membayar royalti untuk setiap produk yang dihasilkannya,=
 dan pajak atas keuntungan usahanya. Keuntungannya adalah, selain menghasil=
kan devisa yang lebih besar, negara juga tidak dipusingkan dengan urusan co=
st recovery KKKS, karena biaya2 yang boleh dibebankan sebagai beban usaha s=
udah diatur oleh undang-undang pajak yang berlaku baik bagi perusahaan loka=
l maupun joint venture.=0A=0A5. =C2=A0Menarik Investor.=0AKita tahu bahwa s=
alah satu hal yang membuat investor tertarik adalah kemudahan dan keamanan =
berinvestasi. Dalam rating dari Wood Mackenzie, salah satu perusahaan penye=
dia data informasi bidang Migas, Qatar termasuk di dalam daftar Negara2 yan=
g favourable untuk berinvestasi. Selama 6 tahun saya di Qatar, tidak pernah=
 sekalipun terjadi demo, riot, atau kegaduhan yang mengakibatkan lumpuhnya =
kegiatan. =C2=A0Pernah terjadi dua kali pemogokan buruh kontrak (pekerja ka=
sar) dikarenakan terlambatnya penggajian oleh kontraktornya. Tetapi persoal=
an =C2=A0tsb segera diambil alih oleh pemerintah, dan dalam waktu beberapa =
jam saja, pekerjaan kembali berjalan seperti sedia kala. =C2=A0=0A=0APengal=
aman saya berurusan dengan birokrasi Qatar adalah lurus dan mudah. =C2=A0Ap=
a yang terbaca di dalam peraturannya, demikianlah yang akan didapat. Untuk =
Investor, Qatar menyediakan sumber energy yang berlimpah, infrastruktur yg =
nyaman, pengurusan birokrasi yang mudah, dan investasi yang aman. Dengan ke=
adaan seperti ini, pengembalian investasi menjadi lebih pasti, banyak inves=
tor menjadi tertarik, dan Qatar mempunyai posisi tawar yang tinggi terhadap=
 investor2nya. =C2=A0Selain Industri Migas yang ada di Qatar, Industri turu=
nannyapun =C2=A0banyak dibangun juga, seperti misalnya Pupuk (QAFCO =E2=80=
=93 Qatar Fertilizer Company), =C2=A0Petrokimia /plastic(QCHEM =E2=80=93 Qa=
tar Chemical), =C2=A0Aluminium (QATALUM =E2=80=93 Qatar Aluminum), Baja (Qa=
tar Steel), dsb. =C2=A0=0A=0AMungkin ini saja dulu yang dapat saya sampaika=
n. =C2=A0Jika memang ada hal2 yang bisa menginspirasi perbaikan di negeri k=
ita, saya kira banyak diantara kami di Qatar yang bisa diajak berdiskusi un=
tuk memberikan gambaran dan solusi yang lebih jelas. =C2=A0Karena kami, par=
a pegawai Indonesia bekerja di berbagai bidang dan di berbagai perusahaan/i=
nstansi di Qatar, maka sedikit banyak, kami mengetahui arah pembangunan Qat=
ar ke depan, apa saja yang Qatar perlukan, dan apa saja yang harus kita sia=
pkan kalau kita ingin turut mendapatkan kue pembangunannya. =C2=A0Sampai se=
karang Qatar masih kesulitan mendapatkan tenaga berpengalaman di dalam meng=
elola train2 gasnya, dan mungkin fasilitas gas kita di Arun dapat menjadi "=
balai latihan kerja" untuk tenaga2 muda kita agar dapat bersaing di dunia I=
nternational. Semoga ke depan kita bisa lebih banyak meng-export tenaga2 ke=
rja terdidik daripada tenaga kerja tidak terdidik. =C2=A0Semoga kita juga b=
isa mengurangi jumlah tenaga kerja
 wanita (TKW) tidak terdidik yang terpaksa mencari kehidupan di negeri oran=
g dengan segala resikonya. =C2=A0Amin.=0A=0AUntuk kesempatan kerja, silahka=
n lihat di http://www.qp.com.qa/=0A=0AWassalam,=0AHarry Kusna =E2=80=93 Eke=
k 10=0ASent from my BlackBerry=C2=AE smartphone from Qtel=0A_______________=
________________________________=0AYonsatu mailing list=0AYonsatu@mahawarma=
n.net=0Ahttp://mahawarman.net/mailman/listinfo/yonsatu=0AArchive: http://ma=
hawarman.net/pipermail/yonsatu/
---886612536-1328964933-1359354042=:55107
Content-Type: text/html; charset=utf-8
Content-Transfer-Encoding: quoted-printable

<html><body><div style=3D"color:#000; background-color:#fff; font-family:ti=
mes new roman, new york, times, serif;font-size:12pt"><div><span>Kang Harry=
 Kusna,</span></div><div><span>Terimakasih input nya.</span></div><div><spa=
n>Akan saya masukkan sebagai referensi utk Focus Group Discussion kita.</sp=
an></div><div><span>Bagaimana cuaca di Qatar,..?</span></div><div><span></s=
pan>&nbsp;</div><div><span>Salam,</span></div><div><span>PPS</span></div><d=
iv><br></div>  <div style=3D"font-family: times new roman, new york, times,=
 serif; font-size: 12pt;"> <div style=3D"font-family: times new roman, new =
york, times, serif; font-size: 12pt;"> <div dir=3D"ltr"> <font size=3D"2" f=
ace=3D"Arial"> <div style=3D"margin: 5px 0px; padding: 0px; border: 1px sol=
id rgb(204, 204, 204); height: 0px; line-height: 0; font-size: 0px;" class=
=3D"hr" contentEditable=3D"false" readonly=3D"true"></div>  <b><span style=
=3D"font-weight: bold;">Dari:</span></b> "harrykusna-/[email protected]"
 &lt;harrykusna-/[email protected]&gt;<br> <b><span style=3D"font-weight: bold;">Kep=
ada:</span></b> [email protected] <br> <b><span style=3D"font-weight: =
bold;">Dikirim:</span></b> Minggu, 27 Januari 2013 20:47<br> <b><span style=
=3D"font-weight: bold;">Judul:</span></b> [Yonsatu] Inspirasi dari Qatar<br=
> </font> </div> <br>Kang Mulyadi Arifin, Mas Prihadi Waluyo, Bang Erwin Mu=
stika, trmksh untk perhatiannya.&nbsp; <br><br>Rekan2,<br>Saya coba tulis l=
agi dng bahasa dan uraian sedikit berbeda dng harapan agar lebih mudah dime=
ngerti.&nbsp; Bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi semata-mata untuk Ind=
onesia kita.&nbsp; Semoga.<br><br>Tahun ini adalah tahun ke-enam saya di Qa=
tar bekerja di sektor perminyakan, dan selama ini banyak yang saya dengar d=
an saya lihat tentang pengelolaan industri migasnya. &nbsp;Tidak hanya berh=
enti sampai disitu, saya juga mencoba membandingkannya dng bagaimana hal ts=
b dilakukan di negeri kita di Indonesia. &nbsp;Dalam rangka menanggapi
 ajakan ketua Korps, Pak Priyo, untuk memberi masukkan ke group diskusi (FG=
D) kita, tulisan ini merupakan rangkuman dari sedikit apa yang saya ketahui=
 yang mudah2an bisa memberikan inspirasi bagi pengembangan industri migas k=
ita.<br><br>Sama dengan di Indonesia, Qatar-pun mempunyai Qatar Petroleum (=
QP), &nbsp;yang merupakan State Oil Company-nya yang menangani perusahaan2 =
asing sebagai kontraktornya, sebagaimana dahulu Pertamina atau sekarang SKK=
-MIGAS di Negara kita. Perbedaannya hanyalah di dalam penanganannya, yang m=
ungkin bisa kita =E2=80=9Cadopt=E2=80=9D jika hal itu dirasa lebih baik dar=
i apa yang selama ini kita lakukan, seperti misalnya:<br><br>1. Kerjasama /=
 Kepemilikan.<br>Sebagaimana di Indonesia, Qatar memberikan konsesi kepada =
para kontraktor migasnya, dan dalam banyak usaha yang dibentuk, baik sebaga=
i KKKS maupun sebagai entitas lain, Joint Venture misalnya, QP memegang per=
anan penting sebagai pengawas atau sebagai pemilik saham mayoritas. <br>QP =
yang
 mewakili negara, dapat bertindak sesuai dengan kebijakan yang terlihat sbb=
:<br>=E2=80=A2 Apabila konsesi yang diberikan hanya menghasilkan minyak bum=
i (karena kontraknya hanya minyak bumi), maka QP akan bertindak sebagai pen=
gawas atas KKKS tsb.<br>=E2=80=A2 Tetapi apabila konsesi memproduksi produk=
 migas lain selain minyak bumi, maka QP akan menjadi pemegang saham mayorit=
as atas Joint Venture yang dibentuk sebagai entitas baru yang berbasis di Q=
atar.&nbsp; Perusahaan minyak internasional seperti ExxonMobil, Total, Cono=
co Phillips, Shell dsb, beroperasi di Qatar baik sebagai KKKS dan/ataupun p=
emegang saham minoritas pada joint venture yang dibentuk.<br><br>Qatarpun m=
embentuk perusahaan pengapalan LNG yang bernama Nakilat, yang sahamnya dimi=
liki oleh berbagai negara.<br>Dengan kepemilikan bersama oleh banyak negara=
 ini, maka armada tanker-nya relatif aman di dalam melintasi berbagai wilay=
ah negara di dunia.<br><br>2. Pembinaan SDM local.<br>Majoritas pegawai Joi=
nt
 Venture maupun KKKS adalah pekerja asing (ekspatriat). Pegawai perusahaan =
minyak internasional/kontraktor yang dipekerjakan (secondee) umumnya dipeke=
rjakan hanya untuk waktu terbatas (+/- 3 tahun). Ekspatriat dan secondee wa=
jib membina, melatih, dan mengajarkan keahlian masing2 kepada pegawai lokal=
 pribumi, yang masih merupakan pegawai minoritas di masing2 KKKS ataupun jo=
int venture. &nbsp;Sebagai gambaran suasananya, dapat diambil sebagai conto=
h peraturan kepegawaian di QP yang sangat berpihak kepada pegawai local, ba=
ik dalam hal yang berkaitan dengan pembinaannya, maupun dalam hal yang berk=
aitan dengan remunerasinya. Dampak positif dari hal ini adalah, posisi pega=
wai local menjadi sangat kuat, dan dengan posisi/dukungan yang kuat tsb, me=
reka dapat mengawasi, mengarahkan dan belajar dari pegawai expat dan para s=
econdee dengan baik. Dengan suasana yang demikian, keputusan dapat diambil =
secara professional untuk kepentingan Negara.<br><br>Pola pembinaan
 umumnya adalah on the job training di masing2 KKKS/joint venture, dibareng=
i dengan training2 keahlian yang diselenggarakan oleh lembaga2 pelatihan/pe=
ndidikan. Target tahunan Qatarisasi diwajibkan bagi setiap KPS/joint ventur=
e. Pola developmental assignment pada mitra perusahaan minyak asing (istila=
h yang digunakan adalah =E2=80=9CAttachment=E2=80=9D) tidak umum dilakukan.=
<br><br>Dengan melihat hal ini, untuk developmental assignment seorang pega=
wai yang biasa dilakukan oleh kontraktor Migas kita, apabila penekanannya k=
epada kebijakan, mungkin lebih baik jika hal itu dilakukan di Negara lain t=
empat perusahaan kontraktor tsb beroperasi, daripada ke Negara asal dimana =
induk perusahaannya berada. Dengan dikirim ke Negara lain, maka pegawai kit=
a bisa mempelajari system di Negara tsb sehingga mempunyai pembanding, seda=
ngkan jika dikirim ke induk perusahaan, maka pegawai kita hanya akan menjad=
i lebih familiar dengan system perusahaan tsb.<br><br>3. Synergy.<br>Walaup=
un
 Qatar kaya dan terlihat boros, tetapi dalam beberapa hal, mereka juga meng=
elola bisnisnya secara efisien. &nbsp;Pola sinergi sangat digalakkan untuk =
menekan biaya dan pemanfaatan keahlian secara maksimum, diantaranya penggun=
aan fasilitas secara bersama dibawah operasi/pengelolaaan badan/organisasi =
ahli yang diawasi bersama2. Contohnya adalah:<br>=E2=80=A2 Pengelolaan pemb=
angunan berbagai proyek investasi yang dimiliki beberapa pemilik oleh satu =
badan bersama,<br>=E2=80=A2 Operasi kegiatan ekspor macam2 produk migas mil=
ik beberapa perusahaan oleh satu badan,<br>=E2=80=A2 Pengelolaan persediaan=
 spare-parts bersama oleh satu badan,<br>=E2=80=A2 Operasi fasilitas produk=
si dari produk semacam yang dimiliki beberapa joint venture/KPS oleh satu b=
adan.&nbsp; <br>Badan ini yang berbentuk operating company memiliki tenaga =
ahli, sistim, prosedur, standar operasi, terbukti mampu mengawasi pembangun=
an proyek baru, sampai mengoperasikan fasilitas milik banyak joint venture =
secara
 &nbsp;transparan, tanpa memihak, dan biaya yang effisien, memberikan efifi=
siensi dalam biaya dan prosedur operasi kepada masing2 KPS/joint venture ya=
ng menjadi pelanggannya. Operating company tidak mencari laba, tetapi tidak=
 juga boleh rugi. Pola operating company berkembang semenjak Qatar melakuka=
n ekspansi atas produksi LNG nya, menjadikan operasi LNG yang dihasilkan Qa=
tar sangat effisien dan mendatangkan keutungan yang besar baik bagi negara =
maupun mitra perusahaan2 minyak internasional mereka.<br><br>Di kitapun mun=
gkin ada hal2 seperti ini, seperti misalnya JMG - Joint Mngmt Group di Gedu=
ng Patra dulu, yg menangani pemasaran gas dari Mobil, Total, Vico secara be=
rsama2. &nbsp;Akan lebih baik jika hal seperti ini cakupannya dapat lebih d=
iperluas sehingga dapat dihasilkan<br>=E2=80=A2 Penghematan yang cukup besa=
r karena pemanfaatan sumber daya secara bersama<br>=E2=80=A2 Pengawasan yan=
g cukup baik, karena diawasi secara bersama.<br>=E2=80=A2 Cost Recovery yan=
g mengecil
 karena transparansi bagi semua pihak yang terlibat.&nbsp; <br><br>4. Pembe=
daan antara kegiatan hulu dan hilir migas.<br>Bidang migas Qatar membedakan=
 produksi minyak yang bisa langsung diekspor sebagai produk hulu dan dikerj=
akan dalam bentuk kontrak bagi hasil.<br>Sedangkan gas yang dikilang menjad=
i LNG beserta produk ikutan lain yang masuk dalam kilang seperti LPG, sulfu=
r, gas helium, ataupun produk minyak bumi yang dikilang di Qatar dikategori=
kan sebagai industri hilir, dan dikelola oleh bentuk badan hukum berbentuk =
joint venture. <br><br>Joint venture membayar royalti kepada negara untuk g=
as yang menjadi feedstock bagi produk akhirnya.Joint venture juga membayar =
pajak kepada negara atas keuntungan usahanya.<br><br>Akhir2 ini, kecenderun=
gannya pada industri migas yang menghasilkan sekaligus minyak dan gas, adal=
ah dikelola oleh joint venture, dimana joint venture membayar royalti untuk=
 setiap produk yang dihasilkannya, dan pajak atas keuntungan
 usahanya. Keuntungannya adalah, selain menghasilkan devisa yang lebih besa=
r, negara juga tidak dipusingkan dengan urusan cost recovery KKKS, karena b=
iaya2 yang boleh dibebankan sebagai beban usaha sudah diatur oleh undang-un=
dang pajak yang berlaku baik bagi perusahaan lokal maupun joint venture.<br=
><br>5. &nbsp;Menarik Investor.<br>Kita tahu bahwa salah satu hal yang memb=
uat investor tertarik adalah kemudahan dan keamanan berinvestasi. Dalam rat=
ing dari Wood Mackenzie, salah satu perusahaan penyedia data informasi bida=
ng Migas, Qatar termasuk di dalam daftar Negara2 yang favourable untuk beri=
nvestasi. Selama 6 tahun saya di Qatar, tidak pernah sekalipun terjadi demo=
, riot, atau kegaduhan yang mengakibatkan lumpuhnya kegiatan. &nbsp;Pernah =
terjadi dua kali pemogokan buruh kontrak (pekerja kasar) dikarenakan terlam=
batnya penggajian oleh kontraktornya. Tetapi persoalan &nbsp;tsb segera dia=
mbil alih oleh pemerintah, dan dalam waktu beberapa jam saja,
 pekerjaan kembali berjalan seperti sedia kala. &nbsp;<br><br>Pengalaman sa=
ya berurusan dengan birokrasi Qatar adalah lurus dan mudah. &nbsp;Apa yang =
terbaca di dalam peraturannya, demikianlah yang akan didapat. Untuk Investo=
r, Qatar menyediakan sumber energy yang berlimpah, infrastruktur yg nyaman,=
 pengurusan birokrasi yang mudah, dan investasi yang aman. Dengan keadaan s=
eperti ini, pengembalian investasi menjadi lebih pasti, banyak investor men=
jadi tertarik, dan Qatar mempunyai posisi tawar yang tinggi terhadap invest=
or2nya. &nbsp;Selain Industri Migas yang ada di Qatar, Industri turunannyap=
un &nbsp;banyak dibangun juga, seperti misalnya Pupuk (QAFCO =E2=80=93 Qata=
r Fertilizer Company), &nbsp;Petrokimia /plastic(QCHEM =E2=80=93 Qatar Chem=
ical), &nbsp;Aluminium (QATALUM =E2=80=93 Qatar Aluminum), Baja (Qatar Stee=
l), dsb. &nbsp;<br><br>Mungkin ini saja dulu yang dapat saya sampaikan. &nb=
sp;Jika memang ada hal2 yang bisa menginspirasi perbaikan di negeri kita, s=
aya kira
 banyak diantara kami di Qatar yang bisa diajak berdiskusi untuk memberikan=
 gambaran dan solusi yang lebih jelas. &nbsp;Karena kami, para pegawai Indo=
nesia bekerja di berbagai bidang dan di berbagai perusahaan/instansi di Qat=
ar, maka sedikit banyak, kami mengetahui arah pembangunan Qatar ke depan, a=
pa saja yang Qatar perlukan, dan apa saja yang harus kita siapkan kalau kit=
a ingin turut mendapatkan kue pembangunannya. &nbsp;Sampai sekarang Qatar m=
asih kesulitan mendapatkan tenaga berpengalaman di dalam mengelola train2 g=
asnya, dan mungkin fasilitas gas kita di Arun dapat menjadi "balai latihan =
kerja" untuk tenaga2 muda kita agar dapat bersaing di dunia International. =
Semoga ke depan kita bisa lebih banyak meng-export tenaga2 kerja terdidik d=
aripada tenaga kerja tidak terdidik. &nbsp;Semoga kita juga bisa mengurangi=
 jumlah tenaga kerja wanita (TKW) tidak terdidik yang terpaksa mencari kehi=
dupan di negeri orang dengan segala resikonya.
 &nbsp;Amin.<br><br>Untuk kesempatan kerja, silahkan lihat di <a href=3D"ht=
tp://www.qp.com.qa/" target=3D"_blank">http://www.qp.com.qa/</a><br><br>Was=
salam,<br>Harry Kusna =E2=80=93 Ekek 10<br>Sent from my BlackBerry=C2=AE sm=
artphone from Qtel<br>_______________________________________________<br>Yo=
nsatu mailing list<br><a href=3D"mailto:[email protected]" ymailto=3D"=
mailto:[email protected]">[email protected]</a><br><a href=3D"htt=
p://mahawarman.net/mailman/listinfo/yonsatu" target=3D"_blank">http://mahaw=
arman.net/mailman/listinfo/yonsatu</a><br>Archive: <a href=3D"http://mahawa=
rman.net/pipermail/yonsatu/" target=3D"_blank">http://mahawarman.net/piperm=
ail/yonsatu/</a><br><br><br> </div> </div>  </div></body></html>
---886612536-1328964933-1359354042=:55107--

--===============1117098178==
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
MIME-Version: 1.0
Content-Transfer-Encoding: 7bit
Content-Disposition: inline

_______________________________________________
Yonsatu mailing list
[email protected]
http://mahawarman.net/mailman/listinfo/yonsatu
Archive: http://mahawarman.net/pipermail/yonsatu/
--===============1117098178==--